Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat Minyak Bumi

Berikut ini merupaskan artikel tentang minyak bumi, pengolahan minyak bumi, pembentukan minyak bumi, proses pembentukan minyak bumi, proses pengolahan minyak bumi, pembentukan dan pengolahan minyak bumi, sumber minyak bumi, minyak mentah, crude oil, komposisi minyak bumi, destilasi bertingkat, kilang minyak, oil refinery.

Proses Pembentukan dan Pengolahan Minyak Bumi

Bahan-bahan seperti minyak tanah, gas elpiji, bensin, minyak pelumas, dan minyak solar tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda. Bahan-bahan tersebut banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Dari manakah bahan-bahan tersebut berasal? Jawabannya adalah minyak bumi. Apakah minyak bumi itu dan dari mana asalnya? Untuk mengetahui asal minyak bumi dan komponen apa saja yang terkandung dalam minyak bumi, pelajarilah penjelasan berikut.

Minyak bumi berasal dari sisa-sisa fosil hewan yang telah melapuk di dasar bumi selama jutaan tahun. Minyak bumi disebut juga sebagai bahan bakar yang tidak dapat diperbarui karena jika kita menggunakan minyak bumi kita harus menunggu selama jutaan tahun untuk mendapatkannya kembali.

Minyak bumi mentah berasal dari makhluk-makhluk laut yang mati sekitar 150 juta tahun yang lalu. Makhluk-makhluk ini terkubur di bawah lapisan pasir dan lumpur pada dasar laut. 

Organisme mati ini tidak terurai oleh bakteri seperti biasanya karena keterbatasan oksigen bahkan tanpa oksigen dalam proses penguraiannya. 

Peningkatan suhu dan tekanan secara perlahan akan mengubah organisme mati tersebut menjadi minyak. Gas alam juga terkadang dapat ditemukan bersamaan dengan minyak bumi. Perhatikan gambar berikut.
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Proses pengolahan fosil hewan menjadi minyak melewati beberapa tahap yang cukup panjang. Mula-mula, para ahli melakukan eksplorasi, yaitu kegiatan yang bertujuan memperoleh informasi mengenai kondisi geologi untuk menemukan dan mendapatkan perkiraan cadangan minyak bumi. 

Pada umumnya, mereka membuat peta topografi dengan pemotretan dari udara. Setelah daerah-daerah yang akan diselidiki ditetapkan, para ahli bumi (geologi) mencari contoh-contoh batu atau lapisan batu yang muncul dari permukaan karang atau tebing-tebing untuk diperiksa di laboratorium. 

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan penyelidikan geofisika. Caranya dengan membuat gempa kecil atau getaran-getaran di bawah tanah (kegiatan seismik). Gelombang-gelombang getaran dari ledakan ini turun ke bawah dan memantul kembali ke permukaan bumi. 

Dengan cara ini, lokasi yang mengandung minyak bumi dapat diperkirakan secara ilmiah. Setelah menentukan lokasi yang diperkirakan mengandung minyak bumi, tahapan selanjutnya adalah melakukan kegiatan eksploitasi. 
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Pengeboran Minyak Bumi Lepas Pantai
Eksploitasi adalah rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menghasilkan minyak bumi. Kegiatan ini terdiri atas pengeboran dan penyelesaian sumur, pembangunan sarana pengangkutan, penyimpanan, dan pengolahan untuk pemisahan dan pemurnian minyak. 

Pengeboran sumber minyak bumi menghasilkan minyak mentah yang harus diproses lagi. Selain minyak mentah, terdapat juga air dan senyawa pengotor lainnya. Zat-zat selain minyak mentah dipisahkan terlebih dahulu sebelum dilakukan proses selanjutnya. 

Kandungan utama minyak mentah hasil pengeboran merupakan campuran dari berbagai senyawa hidrokarbon. Adapun senyawa lain, seperti sulfur, nitrogen, dan oksigen hanya terdapat dalam jumlah sedikit. 

Tabel berikut menunjukkan persentase komposisi senyawa yang terkandung dalam minyak mentah (crude oil). 
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Persentase Komposisi Senyawa dalam Minyak Bumi Mentah
Campuran hidrokarbon dalam minyak mentah terdiri atas berbagai senyawa hidrokarbon, misalnya senyawa alkana, aromatik, naftalena, alkena, dan alkuna. Senyawa-senyawa ini memiliki panjang rantai dan titik didih yang berbeda-beda. 

Semakin panjang rantai karbon yang dimilikinya, semakin tinggi titik didihnya. Agar dapat digunakan untuk berbagai keperluan, komponen-komponen minyak mentah harus dipisahkan berdasarkan titik didihnya. 

Metode yang digunakan adalah distilasi bertingkat. Menurut Anda, adakah metode pemisahan selain distilasi? Gambar berikut menunjukkan fraksi-fraksi hasil pengolahan menggunakan metode distilasi bertingkat.
Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat  Minyak Bumi
Proses pengolahan minyak mentah menjadi fraksi-fraksi minyak bumi yang bermanfaat dilakukan di kilang minyak (oil refinery). Di Indonesia terdapat sejumlah kilang minyak, antara lain:

  1. kilang minyak Cilacap, Jawa Tengah (Kapasitas 350 ribu barel/hari);
  2. kilang minyak Balongan, Jawa Tengah (Kapasitas 125 ribu barel/hari);
  3. kilang minyak Balikpapan, Kalimantan Timur (Kapasitas 240 ribu barel/hari);
  4. kilang minyak Dumai, Riau;
  5. kilang minyak Plaju, Sumatra Selatan;
  6. kilang minyak Pangkalan Brandan, Sumatra Utara; dan
  7. kilang minyak Sorong, Papua.
Minyak bumi yang berasal dari Indonesia memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan minyak bumi dari negara Timur Tengah karena memiliki kadar belerang yang lebih rendah.
iklan

0 Response to "Proses Pembentukan, Sumber dan Komposisi Pengolahan Destilasi Bertingkat Minyak Bumi"

Posting Komentar